JPIC Paroki Ignatius Loyola Semplak Ikut Deklarasi Rumah Ibadah Ramah Anak dan Disabilitas

GIAT JPIC
Kamis | 18.8.2022

JPIC Paroki Ignatius Loyola Semplak Ikut Deklarasi Rumah Ibadah Ramah Anak dan Disabilitas

JPIC Paroki St. Ignatius Loyola bersama puluhan lembaga keagamaan lainnya hadir sebagai peserta aktif Deklarasi Rumah Ibadah Ramah Anak dan Disabilitas yang diadakan oleh Yayasan Satu Keadilan (YSK), FKUB Kota Bogor dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kota Bogor. Acara ini di selenggarakan di Aula Gereja Katedral Bogor (18/8).

Acara deklarasi ini juga di isi dengan Penandatanganan MoU Yayasan Satu Keadilan dan FKUB Kota Bogor tentang Mempromosikan Toleransi dan Keberagaman Menuju Kota Bogor Ramah HAM dan Disabilitas kemudian dilanjutkan dengan diskusi Publik tentang Indeks kota toleransi di Indonesia.

Walikota Bogor Dr.H.Bima Arya dalam sambutannya menyatakan mengapresiasi acara yang di selenggarakan oleh YSK, FKUB dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kota Bogor ini dan luar biasa nya lagi safari Rumah Ibadah Ramah anak dimulai dari Gereja Katedral Bogor. Menurut Bima harus diakui kelompok intoleran itu ada dimana² termasuk di kota Bogor juga ada, tapi kelompok masyarakat yang sangat toleran jauh lebih banyak tapi sedikit yang bersuara karena merasa sudah nyaman, padahal kelompok masyarakat yang sangat toleran ini harusnya menjadi meanstream dalam masyarakat Bogor.

Sementara mewakili Paroki Katedral Bogor, RD Haruna dalam sambutannya menyatakan apresiasi kepada YSK dan FKUB dan Dinas PPA kota Bogor atas upaya nya mendorong dan mengkampanyekan rumah ibadah ramah anak dan disabilitas. Dan terima kasih atas ditunjuknya gereja katedral sebagai langkah awal kampanye yang di tandai dengan MoU Rumah Ibadah Ramah anak dan disabilitas. Di gereja katolik menurut RD. Haruno ada sie Pemberdayaan Perempuan dan ada juga JPIC Gereja yang selalu terlibat dalam aktivitas kampanye gerakan toleransi.

Deklarasi rumah ibadah ramah anak dan Disabilitas menjadi langkah awal menuju Bogor kota toleran dan nanti akan di lanjutkan dgn sekolah dan fasilitas publik lainnya, kata Hasbuloh Ketua FKUB kota Bogor.

Hadir dalam acara deklarasi ini diantaranya Walikota Bogor Bima Arya, Sugeng Teguh Santoso Ketua, YSK, R.D Haruno Pastor Paroki Katedral Bogor, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Ice Pujiati, Ketua FKUB kota Bogor, Ketua Basolia Haji Zaenal, JPIC Gereja Ignatius Loyola Semplak, JPIC Gereja Katedral Bogor, Transpuan, Gusdurian dan lembaga – lembaga yang konsen terhadap HAM.

Gregg Djako
JPIC Paroki St. Ignatius Loyola Semplak.

 732 total views,  3 views today