Pada akhir bulan April, tepatnya pada hari Sabtu (29/04/2023) pagi, Paroki Santa Maria Fatima Sentul mengadakan Talkshow bersama Merry Riana dengan tema from IMPOSSIBLE to I’M POSSIBLE, talkshow tersebut dilaksanakan di Graha Bina Humaniora Sentul City.

Acara talkshow diawali dengan sambutan yang diberikan oleh ketua panitia & Pastor Paroki Santa Maria Fatima, Sentul City; RD. Ignatius Heru Wihardono.
Romo Heru memberikan sambutan berupa pembukaan WKRI (Wanita Katolik Republik Indonesia) merupakan Ormas (Organisasi Masyarakat), peran orang beragama dalam kehidupan umat manusia merupakan potensi untuk berkontribusi dalam agama apapun. Hal yang perlu digaris bawahi yaitu berbagi untuk dapat meningkatkan kualitas hidup. Sebagai penutup dalam sambutannya, ia memberikan semangat kepada peserta yang akan mengikuti talkshow pada hari ini.

 

RD. Ignatius Heru Wardono
“berbagi merupakan cara untuk meningkatkan kualitas hidup”

 

Sesi talkshow dilanjutkan dengan dua narasumber yang membahas tentang SMP (Seksi Mitra Perempuan). Narasumber yang membahas hal tersebut yaitu Ibu Henny Hendrawan sebagai Seksi Mitra Perempuan Paroki Santa Maria Fatima, Sentul City & Ibu Imelda Fransisca sebagai Hope Ambassador of Wahana Visi Indonesia dan pembuat buku.

 

Narasumber Talkshow
Ibu Henny Hendrawan & Ibu Imelda Fransisca

 

Sesi talkshow selanjutnya diawali oleh Merry Riana dengan sharing “My Purpose of Life”, 15 tahun lalu ia menuliskan hal tersebut. Ia ingin menjadi orang besar apapun pilihan profesi yang ia tekuni, ia ingin melihat kebesaran Tuhan dalam hidupnya, ia juga ingin melihat proses yang Tuhan berikan kepada dirinya.

Kunci sukses menurut Merry Riana yaitu :
1. Melihat dengan Iman
2. Melangkah dengan Iman
3. Berkata dengan Iman

 

Merry Riana - Melihat dengan Iman
Melihat dengan Iman

 

Kemudian Merry Riana memberikan cuplikan dari film yang ia buat, ia mencari perkerjaan karena ia sangat membutuhkannya sewaktu ia masih menjadi mahasiswa. Namun semua perusahaan maupun tempat kerja menolak dirinya dikarenakan ia masih mahasiswa dan tidak memiliki surat keterangan kerja, namun ia tetap berusaha sampai ia mendapatkan perkerjaan dengan upah yang kecil yaitu sebagai pembagi brosur untuk yayasan yang bergerak pada bidang sosial.

Perkerjaan tersebut sangat sederhana, namun ia sangat menghargai perkerjaannya tersebut. Sekecil apapun usaha yang dilakukan jika itu ikhlas maka Tuhan akan memberikan yang lebih besar, syukuri, jangan pernah mengecilkan perkerjaan atau kekuatan apapun yang pernah Tuhan berikan kepada kita, percaya bahwa semua itu merupakan rencana Tuhan yang tidak kita ketehaui. Walaupun tidak punya modal, tidak punya keterampilan, tapi percayalah bahwa itu merupakan rencana Tuhan.

 

Merry Riana - Melangkah dengan Iman
Melangkah dengan Iman

 

Iman itu membuat yang tidak mungkin menjadi mungkin.

CEO bukanlah Chief Executive Officer, namun CEO adalah Chief Everything Officer, ia memulai segalanya dengan usaha dan kerja keras. Merry Riana lulus sebagai Sarjana Tehnik Elektro, ia memiliki cita-cita dari kecil untuk menjadi teknisi alat alat listrik, tidak terpikir untuk menjadi bussinessman, akuntan, dan sebagainya, namun ia berusaha untuk melewati hal tersebut. Hidup tidaklah mudah, tapi jangan jadikan alasan untuk menyerah, maka dalam hidup kita harus tangguh dan tidak menyerah. Biasanya kata-kata tidak sesakit perbuatan.

Ia bersyukur karena hidup dapat menjadi wanita yang tangguh dan tidak mudah menyerah, ia berharap agar peserta seminar dapat menjadi orang yang sama sepertinya, menjadi orang yang tangguh. Ia tidak memiliki modal, kenalan, keterampilan, ia hanya punya keberanian untuk terus mencoba, dan memiliki komitmen yang Tuhan berikan kepada dirinya. Kerja keras dapat membuahkan hasil.

Setelah ia lulus kuliah, ia berkerja keras sehingga dapat membuahkan hasil yang ia gunakan untuk menutup utang kuliahnya sebesar 40,000 SGD (Singapore Dollar). Orang yang berkerja keras akan selalu membuahkan keuntungan kepada dirinya sendiri. Ia berharap agar segala sesuatu yang terjadi pada dirinya, akan terjadi juga pada diri kita masing-masing.

 

Merry Riana - Berkata dengan Iman
Berkata dengan Iman

 

Mulutmu adalah berkatmu, apa yang anda ucapkan adalah berkat yang anda dapatkan. Ia berbicara tidak hanya pada sekumpulan orang saja, namun ia berbicara kepada generasi yang akan datang juga. Melihat, Percaya, Melangkah, dan Berkata dengan Iman merupakan kunci dari kesuksesan hidup.

Suatu kalimat yang sering suami Merry Riana ingatkan kepadanya yaitu; semua kesulitan ini dapat menjadi cerita, cerita yang dapat kita ceritakan kepada anak/cucu kita ketika nanti kita sukses, kalimat yang sangat sederhana namun sangat menyentuh hatinya. Suatu saat ketika ia masih muda ia juga ingin memberikan cerita kepada anak/cucunya; “tau ga sih, dulu nenek jadi sukses gini penuh perjuangan”, namun ia tidak ingin memberikan kepada anak/cucunya saja, tapi kepada semua orang di seminar kali ini, ia memberikan video trailer film “Merry Riana”, hidup itu bukan untuk kita tangisi, tapi untuk kita perjuangkan.

 

 

Tetap berjuang, apapun yang ada didepan kita. Tidak ada seorangpun yang tau apa yang ada di masa depan, ada kemajuan ada kemunduran. Walaupun kita tidak punya jawaban, kita tetap punya pilihan untuk melangkah dengan ketakutan, atau melangkah dengan Iman. Pilihan apa yang akan kita pilih, selalu percaya kepada Tuhan. Tiga tahun kebelakang lebih sulit dari pada saat-saat yang terjadi ketika ia merantau ke Singapur.

Ia menegaskan, ia sungguh-sungguh memahami tentang Dia, tapi ia tidak menyangka bahwa Ia memberikan pandemi ini yang menjadi jawaban Dia. Ia akan selalu ada sampai akhir hayat nanti. Ia menolong saya, Ia pasti juga akan menolong anda juga. Bukan sebuah kebetulan, dua bulan yang lalu, Merry mendapatkan sebuah pesan whatsapp dari temannya yaitu sebuah lagu, lagu yang sangat menyentuh hatinya ketika membaca liriknya dan melihat judul dari lagu tersebut, ia juga mengajak menyanyikan lagu tersebut bersama-sama dengan perserta yang hadir pada seminar hari ini. Judul dari lagu tersebut yaitu “Tuhan Tolong Saya”, ia percaya bahwa perkataan dari mama Merry Riana; “lagu itu efeknya dua kali lipat dari doa”. Ia ingin menyanyikan karena percaya bahwa lagu ini dapat memberikan kekuatan, pengharapan, pengingat, dan jawaban dari doa-doa anda, bahwa Tuhan mendengar doa anda.

 

 

 

pada pertengahan lagu, ia memberikan pencerahan; walaupun kita tidak bisa melihat, tapi kalau kita percaya; suatu hari kita dapat melihatNya yang Dia janjikan kepada kita. Ketika kita mencoba dan terus bersabar, kesabaran tersebut bisa menjadi kekecewaan, kemarahan, bahkan marah kepada Tuhan, hidup adalah kebahagian, hidup adalah pengharapan, janganlah khawatir tapi doakan dan berterima kasihlah kepada apapun yang Tuhan berikan kepada kita. teruslah bersabar, teruslah percaya kepada Tuhan agar Ia memberikan rahmat kasihnya kepada setiap umatnya, percayalah semuanya pasti akan indah, biarlah Tuhan yang memuliakan di Surga untuk selama-lamanya.

Ia berdoa agar tahun 2023 menjadi tahun yang lebih baik bagi kita semua umatNya. Merry Riana meminta peserta berdiri untuk bernyanyi bersama. Sebagai penutup, ia memberikan beberapa kata untuk kita ingat “Tetaplah percaya rencananya yang selalu indah”.

 

 490 total views,  1 views today