Peletakan Batu Pertama Pembangunan Sarana Penunjang Kegiatan Gereja dan Pastoral

Jumat (05/01/24) merupakan hari bersejarah bagi seluruh umat Paroki Santo Ignatius Loyola – Lanud Atang Sendjaja, dimana telah dilaksanakan Peletakan Batu Pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan Gedung Sarana Penunjang Kegiatan Gereja dan Pastoral.

 

Bpk. Yohanes Agus Suparyanto mengutip kata orang bijak : Manusia punya rencana, Tuhan yang menentukan, “ini terbukti dengan usaha, kesabaran yang disertai dengan doa dan pada hari ini merupakan waktu yang tepat yang diberikan oleh Tuhan yang Mahamengetahui, sehingga pembangunan Gedung sarana dan prasarana Pastoral dapat dimulai.”

 

Sementara itu mengawali sambutannya Bpk. Uskup Mgr. Paskalis Bruno Syukur, Ofm. mengomentari foto yang dipajang pada banner : “Saya ingin mengomentari foto kami berdua, foto saya dengan bapak komandan lanud, kalau bapak memandang keatas dengan wajah senyum dan saya sendiri dengan wajah yang tertawa, mungkin ini mengungkapkan perasaan saya sebagai uskup mewakili umat di Paroki ini, kami bisa memiliki gedung Pastoran dan juga Gereja ini karna diberikan oleh Lanud (Atang Senjaja) ini, memberikan tempat ini agar kami kelola dimana dalam konteks hidup beragama itu amat penting bagi kami umat katolik.” Lebih lanjut bapak uskup menjelaskan bahwa “Sarana dan Prasarana yang ada ini merupakan sarana yang amat memabantu kami dalam hal ini untuk memantapkan, meneguhkan sekaligus juga mendorong umat disini untuk pergi memberikan sesuatu yang baik bagi bangsa ini. Pada kesempatan ini dihari yang istimewa, dikala kami merayakan 75 tahun kehadiran Keuskupan Bogor, kami diberi kesempatan untuk membangun kembali gedung Pastoran, dimana gedung ini nanti akan digunakan sebagai tempat perjumpaan umat sekaligus juga tempat tinggal para Romo yang kami utus untuk menggembalakan umat di Paroki ini.”

 

Menurut bapak uskup, “Proses itu merupakan kesempatan untuk belajar rendah hati, belajar juga untuk tunduk dan taat bahwa kita bukan penentu segala, dalam hati inilah kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada komandan yang pada kesempatan ini memberikan restu bagi kami untuk memulai pembangunan ini.”

 

“Kami di Lanud Atang Sendjaja ini menjadi bapak dari 5 rumah peribadatan : 2 Gereja, 2 Masjid, dan 1 Pura, ini mungkin suatu kehormatan dimana tidak semua Lanud memiliki kesempatan yang seperti ini sehingga kami merasakan suatu kehormatan yang luar biasa hari ini juga kami diberikan kesempatan untuk meletakan batu pertama pembangunan tempat peribadatan serta sarana pendukungnya di Gereja Santo Ignatius Loyola. Kami memang beragama islam, kami juga mengajarkan menjalankan syariat-syariat islam namun tidak ada hal yang melarang kami untuk tidak bersaudara dengan saudara-saudara kami uskup, bersaudara dengan saudara-saudara kami umat kristiani, sehingga ini lah mungkin kebersamaan dan toleransi luar biasa kita bisa saling menjaga disini.” Ujar Komandan Lanud Atang Sendjaja Marsma TNI M. Taufiq Arasj, S. Sos.CHRMP. dalam sambutannya.

 

Prosesi selanjutnya dilaksanakan peletakan batu pertama oleh Komandan Lanud Atang Sendjaja Marsma TNI M. Taufiq Arasj, S. Sos.CHRMP., Uskup Keuskupan Sufragan Bogor Mgr. Paskalis Bruno Syukur, Ofm., Pastor Paroki RD. Antonius Dwi Haryanto, Pastor TNI – Polri (Ordinariatus Castrensis Indonesia (OCI)) RD. Kol. (Sus) Yoseph Maria Marcelinus Bintoro, Pr, S. Fil, M.Sc., Bpk. Marsda TNI (Purn) Agustinus Gustaf Brugman, M.Si. Han., dan Bpk. Marsda TNI (Purn) Ignatius Basuki.

 

Acara diakhiri dengan Foto bersama serta ramah tamah dan Misa syukur dan pemberkatan oleh Mgr. Paskalis Bruno Syukur, Ofm dan RD. Antonius Dwi Haryanto.

 

“Semoga proses pembangunan dapat berjalan dengan lancar dengan didasari semangat Communio”

Tuhan Memberkati.

(Yoko)

 

Photo by : Rafael (KOMSOS)

 606 total views,  3 views today